Kura-Kura BraziL

Ketika kutengokbinatang ini, aku ingat dengan istilah “Kura-kura dalam Perahu”. Selain itu, aku juga inget ketika ada kawan yang lagi sebel karena tak berhasil memberi motivasi kawan dekatnya. Begitu sebelnya, sampai dia bilang, “Kamu jangan seperti kura-kura”.

Setelah reda emosinya, kutanya dia,  “Apa maksudmu cakap – kamu jangan seperti kura-kura ?”.

Kemudian dia bilang samaku “Kau tahu kura-kura kan ? Coba perhatikan, dia tu suka diam tenang dan sembunyi dibalik cangkangnya. Apalagi ketika ada orang. Dia baru mau bergerak ketika sepi dan tak ada orang”.

Ooooooo…… cuma itu kataku sama teman itu ketika mendengar penjelasannya.

Kura-kura yang ku foto ini kata orang Kura-kura Brazil. Kura-kura brazil dikenal juga sebagai kura-kura ”red-ear slider” atau dalam bahasa latin ”trachemys scripta elegans”. Hal ini disebabkan adanya warna semburat merah tepat di belakang matanya yang menyerupai telinga berwarna merah.

Kura-kura brazil berasal yang kata orang dari Amerika Serikat bagian selatan ini  memiliki warna tempurung campuran antara hijau dan kuning. Daya tahan  yang kuat membuat kura-kura brazil mudah beradaptasi dengan lingkungan manapun.

Umur kura-kura dapat mencapai usia 20 tahun dengan panjang maksimal sekitar 30 cm.

Kura-kura Brazil berkembang biak dengan cara bertelur. Jumlahnya telur bervariasi antara 20 hingga 45 butir tergantung kesuburan dan cuaca dan biasanya bertelur sekitar bulan Agustus hingga September menjelang musim hujan. Untuk menetas dibutuhkan waktu sekitar 3 minggu. Setelah menetas akan segera mencari perairan untuk tumbuh dewasa.

Kura-Kura Brazil berwarna hijau tua dengan garis-garis kuning dan memiliki bercak merah pada setiap sisi di kepalanya. Kura-kura ini dapat mudah dibedakan oleh rahang bawahnya yang lebih bulat dibanding jenis pseudemys yang lebih kotak. Jari-jari kaki belakangnya dihubungkan oleh selaput seperti bebek karena mereka hewan air.

Untuk membedakan jenis kelamin, Jantan memiliki cakar yang lebih panjang di kaki depannya. sedangkan kloaka pada betina lebih dekat ke tempurungnya daripada jantan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s