Simaretong

Simaretong adalah nama lain dari Desa Haunatas – Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan. Menurut cerita masyarakat di Simaretong, dulu sekitar tahun 1900 saat awal mula desa ini dibuka, Raja Luat Marancar memerintahkan hulubalangnya melihat apa yang sedang terjadi di tempat tersebut. Saat hulubalang melapor dan ditanya raja tentang seberapa banyak orang yang ada di tempat itu, dijawab oleh hulubalang “Simaretong – tak terhitung” kata hulubalang. Maka sejak itu tempat tersebut dikenal dengan sebutan Simaretong.

Nama Haunatas diberikan sebagai nama desa merupakan upaya masyarakat untuk mengingat sejarah bahwa mereka berasal dari Desa Haunatas yang berada di Tapanuli Utara (Balige). Menurut cerita masyarakat di desa ini, nenek moyang mereka berasal dari Tapanuli Utara. Mereka empat bersaudara marga Pasaribu yang mendapat izin dari raja Luat Marancar (Raja Tinamboran marga Siregar) untuk membuka wilayah tersebut menjadi perkampungan. Tetapi ada sayaratnya, diantara mereka berempat harus ada yang mau masuk/memeluk agama Islam.

Masih menurut cerita masyarakat, akhirnya sibungsu dari 4 bersaudara memeluk agama Islam dan membangun perkampungan yang sekarang dikenal dengan Desa Bonan Dolok. Selanjutnya, Pasaribu yang berada di Haunatas mendapat izin dan pengakuan dari Raja Luat Marancar sebagai daerah Otonom dan boleh menjalankan tata aturan adat Pasaribu (tidak ikut adat Marancar), tetapi tetap membangun hubungan baik dengan Keluatan Marancar.

Seiring perjalanan waktu, komunitas Simaretong atau masyarakat di desa Haunatas berkembang dan membentuk komunitas baru dan tinggal di desa yang saat ini dikenal dengan Desa Bonan Dolok, Desa Tanjung Rompa, dan Desa Siranap.

Masyarakat di empat desa yang memiliki akar sejarah sama tersebut, sampai saat ini masih memiliki hubungan kekerabatan yang kuat. Apalagi 4 desa ini memiliki sumber kehidupan sama sebagai petani, memiliki kebutuhan sumber air sama yang sampai saat ini dikelola bersama.

Keempat komunitas ini selanjutnya dikenal sebagai; 1. Parbagas Godang, merupakan komunitas Pasaribu yang tinggal di Desa Haunatas; 2. Tarub Ijuk, komunitas Pasaribu di Desa Haunatas; 3. Tarub Seng, komunitas Pasaribu di desa Tanjung Rompa; dan 4. Bonan Dolok, komunitas Pasaribu di Desa Bonan Dolok dan Siranap.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s